Stand by...

Tag Archive for ‘tulisan-tulisan dengan tag: refleksi - buat kamu’

saya berpolitik

Sekitar akhir Januari 2010 yang lalu saya membuat account @d3to yang sengaja mem-follow beberapa politisi dan tokoh di twitter untuk mempelajari proses politik yang sedang berlangsung waktu itu. Saat itu yang sedang ramai dibicarakan adalah proses sidang dan pemeriksaan oleh Pansus Bank Century DPR. Begitu serunya topik tersebut hingga berbagai opini bisa didengar langsung dari [...]

selamat jalan mas mus.. sedikit tentang ardy muswardi

Kira-kira bulan September atau Oktober tahun 1999, @boyan mampir ke Ampera (warung thinkelel) bersama seorang temannya yang juga seorang arsitek, untuk menawarkan jasa mereka mendesain ulang outlet warung yang saya kelola. Temannya yang ternyata juga seorang penggiat web tersebut bernama Ardy. Saat itulah pertama saya berkenalan dengan @muswardi yang kemudian menjadi sahabat karib saya selama [...]

mengenai poligami oleh feby indirani

catatan pico: tulisan di bawah ini saya copy paste dari facebook note nya Feby Indirani setelah tentunya minta dan kemudian diberi izin. Melalui tulisan ini, saya jadi sedikit mengenal alam pikir wanita yang mengamini poligami sekaligus juga bisa membayangkan sepenggal proses yang terjadi di Darut Tauhid, yang kebetulan adalah tetangga tapi hampir tidak pernah bersentuhan. [...]

sebelum 2009 berakhir…

Setelah hampir sembilan bulan absen posting, saya coba nulis lagi di blog ini. Kalau dilihat jarak antara tanggal posting satu dengan posting yang lainnya maka akan terlihat bahwa saya adalah blogger yang males ngeblog.. Ini juga terjadi pada blog-blog saya yang lain. Awal tahun baru 2009 saya buka bersama orang tua dan saudara di Cafe [...]

saya lebih pandai…

Betul… memang begitulah adanya… bahwa sepandai-pandainya tupai, saya lebih pandai… Ada teman saya, yang bilang bahwa dia membaca blog yang seru yang ditulis oleh saya dan Dewi Lestari. Duh rasanya nggak enak juga ngomong ke teman itu bahwa bukan saya yang menulis blog itu.. bahwa sebenarnya semua tulisan itu ditulis oleh Dewi Lestari sendiri… dan [...]